Pages

Selasa, 03 Mei 2016

BAHAYA NARKOBA

Bahaya Narkoba


Bahaya Narkoba-, Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya, istilah narkoba ini sangat berkaitan dengan senyawa yang memberi efek kecanduan bagi para penggunanya. Bahaya narkoba tidak hanya berpengaruh pada fisik saja tetapi bisa mengganggu mental atau jiwa pecandu narkoba tersebut, oleh karena itulah saya dalam situs yang ini ingin sekali berbagi pengetahuan tentang bahaya narkoba. Di samping memberikan informasi-informasi tentang pengobatan herbal  situs ini juga ingin berbagi tentang informasi kesehatan lainnya yang mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca, seperti informasi tentang bahaya narkoba yang akan kita bahas sekarang.
Bahaya Narkoba Bagi PecandunyaBahaya Narkoba-, Bagi pecandu, bahaya narkobatidak hanya merugikan masalah fisik saja tetapi akan mengalami gangguan mental dan kejiwaan. Sebenarnya narkoba ini merupakan senyawa-senyawa psikotropika yang biasa digunakan dokter atau rumah sakit untuk membius pasien yang mau dioperasi atau sebagai obat untuk penyakit tertentu, tetapi persepsi tersebut disalah artikan akibat penggunaan di luar fungsinya dan dengan dosis yang di luar ketentuan. Apabila disalah gunakan, bahaya narkoba dapat mempengaruhi susunan syaraf, mengakibatkan ketagihan, dan ketergantungan, karena mempengaruhi susunan syaraf. Dari ketergantungan inilah bahaya narkoba akan mempengaruhi fisik, psikologis, maupun lingkungan sosial.
1) Bahaya narkoba terhadap fisik
  • Gangguan pada system syaraf (neurologis)
  • Gangguan pada jantung dan pembuluh  darah (kardiovaskuler)
  • Gangguan pada kulit (dermatologis)
  • Gangguan pada paru-paru (pulmoner)
  • Sering sakit kepala, mual-mual dan  muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan insomnia
  • Gangguan terhadap kesehatan reproduksi yaitu gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual.
  • Gangguan terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)
  • Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya  adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV
  • Bahaya narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi over dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian
2) Bahaya narkoba terhadap psikologi
  • Kerja lamban dan seroboh, sering tegang dan gelisah
  • Hilang rasa percaya diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
  • Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
  • Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
  • Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri
3) Bahaya narkoba terhadap lingkungan sosial
  • Gangguan mental
  • Anti-sosial dan asusila
  • Dikucilkan oleh lingkungan
  • Merepotkan dan menjadi beban keluarga
  • Pendidikan menjadi terganggu dan masa depan suram
Bahaya Narkoba Sesuai Jenisnya
Bahaya narkoba-, Narkoba memang memiliki jenis yang berbeda beda, tentu efek yang bisa ditimbulkan pun bisa berbeda beda sesuai jenisnya. Berikut adalah bahaya narkoba sesuai jenisnya:
1) Opioid:
  • Depresi berat
  • Apatis, gugup dan gelisah
  • Banyak tidur, rasa lelah berlebihan
  • Malas bergerak, kejang-kejang, dan denyut jantung bertambah cepat
  • Selalu merasa curiga, rasa gembira berlebihan, rasa harga diri meningkat
  • Banyak bicara namun cadel, pupil mata mengecil
  • Tekanan darah meningkat, berkeringat dingin
  • Mual hingga muntah
  • luka pada sekat rongga hidung
  • Kehilangan nafsu makan, turunnya berat badan
2) Kokain
  • Denyut jantung bertambah cepat
  • Gelisah, banyak bicara
  • Rasa gembira berlebihan, rasa harga diri meningkat
  • Kejang-kejang, pupil mata melebar
  • Berkeringat dingin, mual hingga muntah
  • Mudah berkelahi
  • Pendarahan pada otak
  • Penyumbatan pembuluh darah
  • Pergerakan mata tidak terkendali
  • Kekakuan otot leher
3) Ganja
  • Mata sembab, kantung mata terlihat bengkak, merah, dan berair
  • Sering melamun, pendengaran terganggu, selalu tertawa
  • Terkadang cepat marah
  • Tidak bergairah, gelisah
  • Dehidrasi, liver
  • Tulang gigi keropos
  • Saraf otak dan saraf mata rusak
  • Skizofrenia
4)Ectasy
  • Enerjik tapi matanya sayu dan wajahnya pucat, berkeringat
  • Sulit tidur
  • Kerusakan saraf otak
  • Dehidrasi
  • Gangguan liver
  • Tulang dan gigi keropos
  • Tidak nafsu makan
  • Saraf mata rusak
5) Shabu-shabu:
  • Enerjik
  • Paranoid
  • Sulit tidur
  • Sulit berfikir
  • Kerusakan saraf otak, terutama saraf pengendali pernafasan hingga merasa sesak nafas
  • Banyak bicara
  • Denyut jantung bertambah cepat
  • Pendarahan otak
  • Shock pada pembuluh darah jantung yang akan berujung pada kematian.
6)Benzodiazepin:
  • Berjalan sempoyongan
  • Wajah kemerahan
  • Banyak bicara tapi cadel
  • Mudah marah
  • Konsentrasi terganggu
  • Kerusakan organ-organ tubuh terutama otak
Demikian yang dapat saya tulis dalam artikel tentang bahaya narkoba ini, semoga pembaca dapat lebih memahami akan bahaya narkoba tersebut dan menjauhinya. Terima kasih atas kunjungannya.
 

BAHAYA ALKOHOL

Bahaya Alkohol



Alkohol merupakan bahan utama dari aneka minuman keras. Kadar alkohol dalam minuman keras sendiri berbeda-beda. Beberapa contohnya yaitu bir, whisky, brendi, juga anggur. Untuk diketahui bahwa alkohol tak memiliki warna, berupa cairan bening, mudah menguap, bersifat memabukkan, mudah bergerak, rasa panas, mempunyai aroma khas, dan juga bersifat mudah terbakar. Jika terbakar, nyala api yang ditimbulkan berupa api biru tak berasap.
Orang-orang gemar konsumsi minuman beralkohol tersebut karena sifatnya yang memabukkan, jadi ketika mabuk orang tersebut akan lupa segala masalah yang harus dihadapinya. Padahal sebenarnya fungsi minuman beralkohol yang sesungguhnya itu untuk menghangatkan badan, khususnya di negara barat yang ada iklim saljunya. Tetapi banyak orang yang menyalahgunakan minuman ini. Mari baca selengkapnya.

Berdasarkan penelitian medis yang pernah dilakukan, ditemukan jika perilaku buruk seseorang yang terbiasa minum minuman yang mengandung alkohol berdampak negatif pada tubuh orang tersebut. Tak hanya itu, efek negatif juga akan dirasakan oleh sekitarnya. Biasanya orang yang mabuk karena konsumsi minuman beralkohol menjadi kurang bisa berpikir dan mudah emosi. Karena itu, terkadang orang lain yang menjadi korbannya.
Belum lagi kecelakaan kendaraan karena ketika mabuk, orang tersebut menyetir kendaraan. Tentu saja ini sangat berbahaya. Dan itu hanyalah beberapa contoh dari bahaya alkohol secara keseluruhan. Belum lagi dampak buruknya bagi kesehatan organ-organ dalam tubuh, yaitu:
Pada organ pankreas akan terjadi peradangan atau pancreatitis, kadar gula darah rendah, dan kanker.
Pada jantung, denyut jantung yang tak normal (Aritmia), dan gagal jantung.
Aterosklorosis, stroke, dan tekanan darah tinggi.
Kemampuan berjalan berkurang, kerusakan saraf pada tungkai dan lengan yang mengontrol pergerakan.
Kurang koordinasi, kebingungan, psikosa, dan ingatan jangka pendek buruk.

Penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan karena konsumsi minuman dengan alkohol
Alkohol bisa mengganggu sistem dari saraf simpatik, yang mempunyai fungsi mengatur konstruksi juga dilatasi (Pengecilan dan pelebaran) pembuluh darah. Kondisi ini sebagai reaksi dari tubuh atas stress, penggunaan tenaga, dan perubahan suhu.
Alkohol juga bersifat racun pada sel saraf, yang mengakibatkan kerusakan saraf, disebut juga dengan Neuropati alkoholik. Akan muncul rasa nyeri yang layaknya ditusuk-tusuk ke alat gerak, disfungsi ereksi, kelemahan otot, dan keinginan mendesak untuk segera buang air kecil.
Terlalu sering konsumsi minuman beralkohol juga bisa mengakibatkan gangguan liver. Alkohol bisa memicu liver supaya bekerja dengan lebih keras ketika menyaring cairan yang Anda minum tersebut. Oleh karenanya, liver pun akan membengkak, banyak mengandung air. Berdasarkan berbagai data yang ada, sekitar 10 hingga 20% pasien liver disebabkan oleh minuman alkohol.

Apabila Anda sudah terlanjur terkena penyakit liver, maka solusi yang dapat Anda coba adalah dengan konsumsi obat herbal yang tepat. Adapun obat atau bahan herbal yang cocok untuk mengatasi penyakit liver adalah herbal Sarang Semut. Memang Sarang Semut sudah terbukti mampu menyembuhkan berbagai penyakit berat.
Tak hanya itu, Sarang Semut juga mampu mengobati penyakit kanker payudara, paru-paru, rahim, usus, prostat, kulit serta kanker darah. Apalagi sekarang sudah tersedia ekstrak dari Sarang Semut, sehingga apabila Anda hendak mengkonsumsinya sudah tidak sulit lagi. Bahkan harganya pun terjangkau. Sekian artikel mengenai bahaya alkohol untuk kesehatan, semoga bermanfaat.
Minuman dengan Alkohol Berbahaya bagi KesehatanPankreas
Jantung
Pembuluh darah
Saraf
Otak
Penyakit yang Ditimbulkan oleh Bahaya Alkohol
Tekanan Darah Tinggi
Kerusakan Saraf
Gangguan Liver
Herbal untuk Menyembuhkan Liver karena Pengaruh Alkohol

Minggu, 09 Juni 2013

BAHAYA ROKOK




Sebatang Rokok yang kecil ternyata mengandung banyak racun yang mematikan, akan tetapi kebanyakan orang (yang notaben-nya memiliki kebiasaan bodoh dan menjijikan) tidak menghiraukannya walaupun sudah ditempel di setiap bungkus rokok akan bahayanya. Merokok sangat mengganggu kesehatan, kenyataan ini tidak dapat kita mungkiri. Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buru dik merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya. ASAP rokok merupakan polutan bagi manusia dan lingkungan sekitarnya. Bukan hanya bagi kesehatan, merokok menimbulkan pula problem di bidang ekonomi. Di negara industri maju, kini terdapat kecenderungan berhenti merokok, sedangkan di negara berkembang, khususnya Indonesia, malah cenderung timbul peningkatan kebiasaan merokok.
Melalui resolusi tahun 1983, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan tanggal 31 Mei sebagai Hari Bebas Tembakau Sedunia setiap tahun.
Laporan WHO tahun 1983 menyebutkan, jumlah perokok meningkat 2,1 persen per tahun di negara berkembang, sedangkan di negara maju angka ini menurun sekitar 1,1 persen per tahun. Penelitian di Jakarta menunjukkan bahwa 64,8 persen pria dan 9,8 persen wanita dengan usia di atas 13 tahun adalah perokok. Bahkan, pada kelompok remaja, 49 persen pelajar pria dan 8,8 persen pelajar wanita di Jakarta sudah merokok. Studi di Semarang tahun 1973 oleh Prof Boedi Darmojo mendapatkan prevalensi merokok pada 96,1 persen tukang becak, 79,8 persen paramedis, 51,9 persen pegawai negeri, dan 36,8 persen dokter .

BAHAYA ROKOK BAGI JANTUNG
Banyak penelitian telah membuktikan adanya hubungan merokok dengan penyakit jantung koroner (PJK). Dari 11 juta kematian per tahun di negara industri maju, WHO melaporkan lebih dari setengah (6 juta) disebabkan gangguan sirkulasi darah, di mana 2,5 juta adalah penyakit jantung koroner dan 1,5 juta adalah stroke. Survei Depkes RI tahun 1986 dan 1992, mendapatkan peningkatan kematian akibat penyakit jantung dari 9,7 persen (peringkat ketiga) menjadi 16 persen (peringkat pertama).
Merokok menjadi faktor utama penyebab penyakit pembuluh darah jantung tersebut. Bukan hanya menyebabkan penyakit jantung koroner, merokok juga berakibat buruk bagi pembuluh darah otak dan perifer.
Asap yang diembuskan para perokok dapat dibagi atas asap utama (main stream smoke) dan asap samping (side stream smoke). Asap utama merupakan asap tembakau yang dihirup langsung oleh perokok, sedangkan asap samping merupakan asap tembakau yang disebarkan ke udara bebas, yang akan dihirup oleh orang lain atau perokok pasif.
Telah ditemukan 4.000 jenis bahan kimia dalam rokok, dengan 40 jenis di antaranya bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker), di mana bahan racun ini lebih banyak didapatkan pada asap samping, misalnya karbon monoksida (CO) 5 kali lipat lebih banyak ditemukan pada asap samping daripada asap utama, benzopiren 3 kali, dan amoniak 50 kali. Bahan-bahan ini dapat bertahan sampai beberapa jam lamanya dalam ruang setelah rokok berhenti.
Umumnya fokus penelitian ditujukan pada peranan nikotin dan CO. Kedua bahan ini, selain meningkatkan kebutuhan oksigen, juga mengganggu suplai oksigen ke otot jantung (miokard) sehingga merugikan kerja miokard.
Nikotin mengganggu sistem saraf simpatis dengan akibat meningkatnya kebutuhan oksigen miokard. Selain menyebabkan ketagihan merokok, nikotin juga merangsang pelepasan adrenalin, meningkatkan frekuensi denyut jantung, tekanan darah, kebutuhan oksigen jantung, serta menyebabkan gangguan irama jantung. Nikotin juga mengganggu kerja saraf, otak, dan banyak bagian tubuh lainnya.
Nikotin mengaktifkan trombosit dengan akibat timbulnya adhesi trombosit (penggumpalan) ke dinding pembuluh darah.
Karbon monoksida menimbulkan desaturasi hemoglobin, menurunkan langsung persediaan oksigen untuk jaringan seluruh tubuh termasuk miokard. CO menggantikan tempat oksigen di hemoglobin, mengganggu pelepasan oksigen, dan mempercepat aterosklerosis (pengapuran/penebalan dinding pembuluh darah). Dengan demikian, CO menurunkan kapasitas latihan fisik, meningkatkan viskositas darah, sehingga mempermudah penggumpalan darah.
Nikotin, CO, dan bahan-bahan lain dalam asap rokok terbukti merusak endotel (dinding dalam pembuluh darah), dan mempermudah timbulnya penggumpalan darah.
Di samping itu, asap rokok mempengaruhi profil lemak. Dibandingkan dengan bukan perokok, kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida darah perokok lebih tinggi, sedangkan kolesterol HDL lebih rendah.